TimNas Indonesia Kontrak Sangkuriang

Posted: Juli 14, 2012 in cerita rakyat, web

image

Pada zaman dahulu kala… Ada seorang
Gadis janda muda didaerah Jawa
Barat yang bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu.
Ia berburu dengan ditemani oleh
Tumang, anjing kesayangannya.
Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah bapaknya yang telah dikutuk oleh dewa. Pada suatu hari sangkuriang merasa lapar, karena sangkuriang dan siTumang tidak mendapatkan buruan. Akhirnya sangkuriang pun membunuh anjing tersebut lalu dibakar hingga akhirnya dimakan oleh sangkuriang dengan lahap. Ketika sampai dirumah, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya.
Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan tongkat yang dipegangnya.
Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.
Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi
sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi.
Setelah bertahun-tahun
mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke kampung halamannya.
Sesampainya disana, kampung halamannya itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang
gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya.
Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya.
Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya.
Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon
suaminya. Luka itu persis seperti luka
anaknya yang telah pergi merantau.
Setelah lama diperhatikannya, ternyata
wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan.
Maka kemudian ia mencari daya upaya
untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan syarat.
ia meminta pemuda itu untuk membuat sebuah perahu yang sangat besar. dengan syarat harus sudah diselesai sebelum fajar tiba.
Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan jin-jin untuk membantu
menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang
Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi pun menyuruh para warga untuk menirukan suara ayam. Akhirnya dengan tipu daya dayang sumbi yang dibantu oleh warga masyarakat, Sangkuriang pun mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.
Dengan kekuatannya, ia kemudian menendang perahu besar yang
dibuatnya. Sehingga perahu itu pun melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama “Tangkuban Perahu.
Nah pada saat itu ketika sangkuriang menendang perahu, ada manajer TimNas Indonesia yang melihat secara langsung tendangan yang sangat dahsyat itu. Akhirnya sangkuriang pun di kontrak oleh TimNas Indonesia sampai sangkuriang pensiun. Lalu sangkuriang pun merima dan langsung menandatangani surat kontrak tersebut.

https://renaldypamungkas.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s